Era digital mendorong lonjakan volume data di kalangan Generasi Z yang sangat aktif sebagai produsen konten digital. Meskipun cloud storage seperti Google Drive dan iCloud menjadi solusi utama, layanan ini memiliki keterbatasan serius dalam aspek privasi, keamanan, dan ketergantungan pada pihak ketiga. Teknologi Network Attached Storage (NAS) hadir sebagai alternatif penyimpanan data mandiri yang lebih aman dan terkontrol, namun tingkat adopsinya di kalangan Generasi Z masih sangat rendah. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh variabel Technology Acceptance Model (TAM) yaitu Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), dan Attitude Toward Using (ATU) terhadap Behavioral Intention (BI) Generasi Z dalam mengadopsi NAS. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei online digunakan untuk mengumpulkan data dari 100 responden Generasi Z valid yang dipilih menggunakan rumus Slovin dengan tingkat toleransi kesalahan 10%. Data dianalisis melalui analisis jalur dan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh hipotesis diterima: PU, PEOU, dan ATU masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap BI dengan nilai signifikansi di bawah 0,05. PU terbukti sebagai faktor paling dominan dengan total effect tertinggi sebesar 0,464, diikuti PEOU sebesar 0,391 dan ATU sebesar 0,266. Temuan ini menegaskan bahwa model TAM valid dalam menjelaskan penerimaan teknologi NAS di kalangan Generasi Z Indonesia.
Copyrights © 2026