Kesehatan masyarakat yang optimal merupakan kondisi yang memungkinkan individu menjalankan aktivitas sehari-hari secara produktif. Namun, peningkatan jumlah penduduk yang tidak diimbangi dengan kualitas kesehatan dan kesejahteraan dapat menimbulkan berbagai permasalahan sosial dan kesehatan. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RW 03 Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang dengan pendekatan Descriptive Observasional. Hasil: minat masyarakat untuk berkunjung ke posyandu masih rendah (88%), yang berimplikasi pada belum lengkapnya status imunisasi balita. Selain itu, masih terdapat 7% masyarakat yang tidak memiliki jamban, serta sebagian besar (67%) mengelola sampah dengan cara dibakar, yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan lingkungan. Dari aspek keluarga berencana, 9% pasangan usia subur (PUS) belum menggunakan metode kontrasepsi, menunjukkan masih adanya kesenjangan dalam pemahaman dan akses terhadap program KB. Kesimpulan: kegiatan penyuluhan kesehatan terbukti meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi, sanitasi yang layak, pengelolaan limbah yang aman, serta pemilihan kontrasepsi yang sesuai. Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi menunjukkan bahwa pendekatan edukatif secara langsung efektif dalam mendorong perubahan perilaku kesehatan.
Copyrights © 2026