Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang akuntabel menuntut kemampuan pengelola dalam menilai kelayakan unit usaha sebelum dijalankan serta mencatat dan melaporkan transaksi keuangan secara tertib. Namun, sebagian pengelola BUMDes masih memiliki keterbatasan pemahaman mengenai aspek dan kriteria kelayakan usaha, persamaan dasar akuntansi, penyusunan jurnal, dan penyajian laporan keuangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes Marsahi Tahi, BUMDes Huta Bolon Mandiri, dan BUMDes Berkah Sialanguan Jaya di Kabupaten Samosir melalui pendampingan analisis kelayakan usaha dan penyusunan laporan keuangan. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka di Pangururan dan diikuti oleh 68 orang peserta. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi, penyampaian materi, review akuntansi dasar, simulasi analisis kelayakan usaha dan penyusunan laporan keuangan, diskusi, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai aspek kelayakan usaha, kriteria kelayakan investasi, pencatatan transaksi, dan penyajian laporan keuangan. Pendampingan lanjutan dan monitoring berkala direkomendasikan agar praktik tersebut diterapkan secara konsisten
Copyrights © 2026