Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan kunjungan wisatawan Situ Bagendit sebesar 75% pada 2023–2025 meskipun telah dilakukan revitalisasi fisik. Kondisi ini mengindikasikan persoalan kualitas sumber daya manusia serta komunikasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Penelitian bertujuan menjelaskan peran komunikasi kolaboratif dalam pengembangan sumber daya manusia melalui dimensi kepercayaan, komitmen, kepuasan, dan kontrol kebersamaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi terhadap satu informan kunci dan empat informan utama yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan dibangun melalui komunikasi rutin, inisiatif, kejelasan peran, dan keterbukaan informasi. Komitmen tercermin dalam kepatuhan terhadap mandat dan kesepakatan, meskipun terkendala kesibukan, inkonsistensi, dan anggaran. Kepuasan muncul dari komunikasi dan manfaat kerja sama, sementara pengembangan sumber daya manusia berlangsung bertahap. Kontrol kebersamaan telah melibatkan koordinasi, tetapi dominasi pihak tertentu menunjukkan ketidakseimbangan hubungan antar pemangku kepentingan.
Copyrights © 2026