Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk humor dakwah yang digunakan Ustadz Wijayanto dalam video ceramah bermateri akhlak di YouTube serta menelaah keterkaitannya dengan indikator minat audiens. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis isi (content analysis) Model Krippendorff terhadap lima video yang dipilih secara purposif dan diunggah mulai September 2023 hingga Agustus 2026. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dikodekan menurut lima bentuk humor (verbal, nonverbal, kritik sosial, reflektif, dan interaktif) dan empat indikator minat audiens (perhatian, ketertarikan, keterlibatan, dan keinginan mengikuti pesan). Dari 20 unit humor ditemukan 39 kode bentuk humor: humor verbal 14, humor interaktif 9, humor reflektif 7, kritik sosial 6, dan humor nonverbal 3; 19 unit berkode ganda. Respons audiens yang teramati berupa perhatian (14 kode), keterlibatan (10), ketertarikan (9), dan keinginan mengikuti pesan (6, dibaca sebagai indikasi awal). Keterlibatan menyertai seluruh unit humor interaktif, sedangkan keinginan mengikuti pesan hanya muncul pada unit yang memuat humor reflektif. Humor tampak berfungsi sebagai pelengkap penyampaian pesan akhlak, dan hubungannya dengan minat audiens dirumuskan sebagai keterkaitan, bukan sebab-akibat
Copyrights © 2026