Biaya pakan yang tinggi dan ketergantungan pada pakan komersial menjadi kendala utama pengembangan usaha ayam Elba pada Koperasi Darul Iman di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Mitra belum memiliki teknologi produksi pakan dan sistem manajemen usaha berbasis data. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan mesin pelet portabel, meningkatkan keterampilan formulasi pakan, serta memperkuat pencatatan keuangan. Program dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan formulasi pakan, pendampingan manajemen usaha, serta evaluasi keberlanjutan. Hasil akhir pada aspek produksi, tim pelaksana PKM telah membuat 1 unit mesin pellet portable dengan kapasitas produksi 150-180 kg/jam. Dari 20 orang peserta pelatihan, 85% mitra mampu mengoperasikan mesin serta mampu memproduksi pelet dari bahan lokal. Pada aspek manajemen, 80 persen mitra mampu melakukan pencatatan keuangan berupa buku kas, kartu persediaan, catatan produksi, dan penjualan. Setelah mesin ini digunakan secara kontinu dan formulasi pakan yang diberikan sudah stabil, maka dampak kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan mitra hingga mencapai lebih dari 70 persen dikarenakan penurunan biaya pakan komersial sebesar 50 persen per siklus produksi.
Copyrights © 2026