Luka bakar merupakan kerusakan jaringan yang memerlukan penanganan tepat untuk mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Daun jarak pagar (Jatropha curcas L.) dan daun sirih (Piper betle L.) mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung proses penyembuhan luka melalui aktivitas antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas gel kombinasi ekstrak daun jarak pagar dan daun sirih terhadap penyembuhan luka bakar pada kelinci (Oryctolagus cuniculus) serta membandingkan efektivitas Formula 1 (45%) dan Formula 2 (60%). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan desain post-test only control group design, yang terdiri atas Formula 1 (45%), Formula 2 (60%), kontrol positif (Bioplacenton), dan kontrol negatif (basis gel). Sediaan gel dievaluasi melalui uji organoleptik, homogenitas, pH, dan daya sebar. Efektivitas penyembuhan luka diamati selama 14 hari dengan mengukur diameter luka setiap hari dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua formula memiliki karakteristik fisik yang baik, dengan pH 5,91 pada Formula 1 dan 5,31 pada Formula 2 serta daya sebar masing-masing 5 cm. Formula 2 (60%) menunjukkan penurunan diameter luka bakar lebih cepat dibandingkan formula 1 (45%) dan kontrol negatif, dari 1,5 cm menjadi 0,4 cm pada hari ke-10 dan 0 cm pada hari ke-14.
Copyrights © 2026