Kualitas lingkungan hidup menjadi isu penting dalam pembangunan berkelanjutan, terutama di wilayah metropolitan seperti DKI Jakarta yang memiliki kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepadatan penduduk dan pertumbuhan ekonomi terhadap kualitas lingkungan hidup di DKI Jakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda berdasarkan data sekunder time series kuartalan periode 2020–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Variabel dependen yang digunakan ialah Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), sedangkan variabel independennya adalah kepadatan penduduk dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas lingkungan hidup, sedangkan pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif namun tidak signifikan secara parsial. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kualitas lingkungan hidup. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pengelolaan lingkungan dan pembangunan perkotaan berkelanjutan dalam mengurangi tekanan demografis dan ekonomi di DKI Jakarta.
Copyrights © 2026