Rendahnya tingkat konsumsi susu di Indonesia serta terbatasnya pengetahuan masyarakat mengenai produk pangan fungsional seperti produk kefir, mengingat bahwa produk kefir memiliki karakteristik yang memerlukan edukasi konsumen sebelum pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat proses edukasi konsumen, tingkat materi edukasi mengenai pengetahuan produk mengenai pengetahuan produk, tingkat keputusan pembelian konsumen, serta pengaruh proses dan materi edukasi mengenai pengetahuan produk terhadap keputusan pembelian produk kefir di UMKM Azet Kefir. Penelitian dilaksanakan di UMKM Azet Kefir, Desa Puteran, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, dengan menggunakan metode survei. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 32 orang, yang dipilih secara accidental sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif pengkategorian serta regresi linier berganda. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa proses edukasi dan materi edukasi mengenai pengetahuan produk konsumen secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk kefir. Secara parsial proses edukasi dan materi edukasi mengenai pengetahuan produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Namun, materi edukasi mengenai pengetahuan produk konsumen menunjukkan pengaruh yang lebih dominan terhadap keputusan pembelian konsumen.
Copyrights © 2026