Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan
Vol 3, No 1 (2014): Volume 3, Nomor 1, April 2014

Kualitas Lahan Tambak dan Sosial Ekonomi Pada Budidaya Udang dan Ikan di Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara

Samsul Bahri (Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Provinsi Aceh)
Indra Indra (Fakultas Pertanian Unsyiah Jln. Tgk Hasan Krueng Kalee No 3 Darussalam Banda Aceh 23111)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2014

Abstract

Abstract: This study was aimed to assess the land quality of pond and social economy on shrimp and fish cultivation in Seunuddon, North Acehdistrict. Land quality parameters (soil and water) were analyzed to measure the physical, chemical and biological properties and compared with ideal condition (theory). The socio-economic data were collected by field observation and questioner assessment. Linear multiple regression was used to assess the relationship between ponds productivity and socio-economic parameters.The result showed that the land quality of pond namely soil texture was not suitable according to the quality standardof shrimp cultivation. The pond management and technology used was categorized as traditionally pluspondmanagement. The average production of shrimp was 178.54 kg ha-1.The average fish production was 295.87 kg ha-1. Partially the factors that affect the productivity of shrimp from socio-economicpoint of view were the capital and the largearea for cultivation, whereas the productivity of fish was only affected by the large area for cultivation. Abstrak: Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengkaji kualitas lahan tambak dan sosial ekonomi pada budidaya udang dan ikan di Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara. Parameter kualitas lahan (tanah dan air) dianalisis dengan metode analisis parameter fisika, kimia dan biologi dan dibandingkan kondisi riil dengan kondisi ideal (teori). Untuk mendapatkan data sosial ekonomi dengan pengamatan di lapangan dan menggunakan kuisioner, selanjutnya untuk melihat hubungan produktivitas tambak dengan sosial ekonomi menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas lahan tambak yaitu tekstur tanah proporsi pasir tidak sesuai dengan baku mutu budidaya udang. Pengelolaan tambak dan teknologi yang digunakan termasuk pengelolaan tambak secara tradisional plus, tingkat produksi udang rata-rata  178.54 kg/ha  dengan padat tebar 17.804.88 ekor/ha. Tingkat produksi ikan rata-rata 295.87 kg/ha dengan padat tebar 1.066.17 ekor/ha. Secara parsial faktor yang mempengaruhi produktivitas tambak dari sosial ekonomi untuk budidaya udang adalah modal dan luas lahan, sedangkan untuk budidaya ikan faktor yang mempengaruhi produktivitas adalah luas lahan

Copyrights © 2014