Sabun cair antibakteri banyak diminati masyarakat, tetapi sabun cair antibakteri yang berbasis bahan alam masih sedikit yang dikembangkan. Salah satu bahan alam yang mempunyai aktivitas antibakteri adalah sirih merah (Piper Crocatum Ruiz &Pav). Basis sabun cair dapat dibuat dengan cara mereaksikan asam lemak dan kalium hidroksida (KOH). Salah satu asam lemak yaitu crude palm oil (CPO). CPO mengandung karotenoid, tokoferol, dan tokotrienol yang sangat baik untuk kesehatan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula optimum sabun cair variasi CPO dan KOH sehingga menghasilkan sifat fisikokimia dan aktivitas antibakteri yang baik. Metode yang digunakan untuk memprediksi formula optimum adalah desain faktorial dengan program Design Expert 7.0.0. Rancangan formula awal untuk memprediksi formula optimum terdiri dari 4 formula dengan CPO dan KOH (gram) berturut-turut 4:3, 3:4, 3:3 dan 4:4. Berdasarkan uji antibakteri ekstrak etanol daun sirih merah, diperoleh konsentrasi optimum sebesar 5%. Berdasarkan hasil prediksi dengan menggunakan metode desain factorial diperoleh formula optimum dengan perbandingan CPO dan KOH sebesar 3 gram (CPO) dan 4 gram (KOH), dengan sifat fisikokimia dan bilangan penyabunaan untuk bobot jenis sebesar 1.038 mg/mL, pH sebesar 10.733, viskositas sebesar 1.366, alkali bebas 0.186% dan bilangan penyabunan sebesar 230.63. Berdasarkan uji T-test one sample dengan menggunakan nilai p> 0,05, mengindikasikan bahwa formula hasil prediksi dengan hasil percobaan tidak berbeda secara signif ikan. Hal ini menunjukkan bahwa metode desain factorial bisa digunakan untuk optimasi formula sabun cair ekstrak etanol daun sirih merah. Berdasarkan uji antibakteri yang telah dilakukan, formula optimum sabun cair ekstrak etanol daun sirih merah mempunyai aktivitas antibakteri. Kata Kunci :Sirih Merah, Sabun Cair, Crude palm oil, Desain Faktorial
Copyrights © 2015