Latar Belakang : Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kalimantan Barat sampai pada tahun 2015 jumlah total penduduk yaitu 5.323.985 jiwa, sedangkan untuk jumlah penduduk lansia di Kalimantan Barat berjumlah 388.506 jiwa. Pada umumnya lanjut usia yang berada di panti dengan berbagai alasan akan merasa kesepian bila tidak ada kegiatan yang terorganisasi dan jarang dikunjungi oleh keluarga menjadi salah satu faktor pencetus terjadinya depresi pada lansia.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi tingkat depresi pada lanjut usia di panti graha werdha Marie Yoseph PontianakMetode : Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Jumlah sampel sebanyak 32 responden. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariatHasil : Analisa univariat menunjukkan 62,5% responden mengalami depresi ringan dan 37,5% reponden mengalami depresi sedang. Analisa bivariat menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi tingkat depresi yaitu jenis kelamin (p=0,021), riwayat penyakit (p=0,018), dan dukungan keluarga (p=0,021). Analisa multivariat menggunakan uji regresi logistik menunjukkan faktor dominan yang memengaruhi tingkat depresi adalah dukungan keluarga dengan nilai p = 0,000Kesimpulan : Faktor yang memengaruhi tingkat depresi pada lanjut usia di panti graha werdha Marie Yoseph Pontianak adalah dukungan keluarga. Kata Kunci : Faktor depresi, lanjut usia
Copyrights © 2015