Latar Belakang: Perawat adalah salah satu tenaga kesehatan yang berperan di instalasi rawat inap. Tiga diantara ruang rawat inap di RSUD Dokter Soedarso yaitu ruang penyakit dalam, bedah, dan saraf mempunyai jumlah perawat yang masih dibawah standar yang berdampak pada meningkatnya beban kerja perawat sehingga menyebabkan pendokumentasian asuhan keperawatan menjadi belum baik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat dengan pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap Penyakit Dalam, Bedah, dan Saraf RSUD Dokter Soedarso Pontianak.Metodologi: Desain Observasional Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel berjumlah 54 responden yang dilakukan teknik probability sampling dengan stratified random sampling. Analisa data menggunakan uji Chi Square dengan analisis p 0,05.Hasil: Hasil uji statistik menggunakan uji Chi Square didapatkan nilai p 0,05, dengan jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan (66,7%), usia terbanyak 20-30 tahun (88,8%), pendidikan terbanyak DIII (64,8%), dan masa kerja paling banyak 5-10 tahun (46,3%). Data beban kerja perawat masuk dalam kategori berat (61,1%), dan pendokumentasian asuhan keperawatan sebagian besar tidak lengkap (74,1%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara beban kerja perawat dengan pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam, Bedah, dan Saraf di RSUD Dokter Soedarso Pontianak.Kata Kunci : Beban Kerja, Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Copyrights © 2015