Latar Belakang : Osteoartrits adalah penyakit tidak menular menyerang lansia menempati posisi kedua setelah hipertensi, yang menyebabkan disabilitas ataukecacatan. Tanda dan gejala osteoartritis paling umum dan dianggap menganggu adalah nyeri, sehingga memerlukan terapi yang tepat untuk mengatasi masalahtersebut. Peregangan yang melibatkan sendi dan otot dipercaya mampumengurangi nyeri yang disebabkan oleh osteoartritis.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh latihan peregangan statis dan dinamisterhadap perubahan nyeri pada lansia dengan osteoartritis pada lutut. Metode : Penelitian kuantitatif quasi experimental pretest-posttest terhadap 18responden kelompok kontrol dan 18 responden kelompok intervensi yangdiambil secara purposive non probability sampling dilakukan analisis UjiWilcoxon untuk perubahan nyeri pada masing-masing kelompok dan Uji MannWhitneyuntuk perbandingan nilai posttest pada kedua kelompok, dengan nilaip0,05dinyatakan signifikan. Intervensi dilakukan selama 15 menit sebanyak 3kali dalam seminggu selama 4 minggu.Hasil : Hasil uji Wilcoxon pada kelompok intervensi didapatkan hasil yangsignifikan dengan nilai (p0,05) yaitu p=0,000, hasil uji Wilcoxon padakelompok kontrol didapatkan nilai yang tidak signifikan dengan nilaip=0,157.Hasil uji Mann-Whitney didapatkan nilai signifikan dengan nilaip=0,000 (p0,05).Kesimpulan : Terdapat pengaruh peregangan statis dan dinamis dalampenurunan skor nyeri pada lansia dengan osteoartritis lutut.Kata Kunci : Osteoartritis, Lansia, Peregangan Statis, Peregangan Dinamis
Copyrights © 2015