Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit tidak menular yang menempati urutankeenam sebagai penyebab kematian di dunia. Berbagai komplikasi yang diakibatkan oleh penyakitDM berdampak pada multi organ seperti mata, ginjal, jantung, kulit, dan ekstremitas. Padaekstremitas, komplikasi yang paling umum terjadi yaitu luka kaki. Penyembuhan luka adalah prosesdinamis yang terdiri dari empat fase kontinyu. Terhambatnya penyembuhan luka kaki pada penderitaDM dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kebiasaan merokok, kadar gula darah, nutrisi,sirkulasi, dan obesitas.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok, kadar gula darah, nutrisi, sirkulasi, danobesitas dengan terhambatnya proses penyembuhan luka kaki di Klinik Kitamura PontianakMetode: Penelitian ini analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel 36 orangdengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis pada penelitian untuk variabelkebiasaan merokok, nutrisi dan obesitas menggunakan Uji Fisher, untuk variabel kadar gula darahdan sirkulasi menggunakan Uji Chi-Square.Hasil: Hasil analisis kebiasaan merokok nilai p = 0,691 (p 0,05), kadar gula darah nilai p = 0,031(p 0,05), nutrisi nilai p = 0,031(p 0,05), sirkulasi nilai p = 0,005 (p 0,05) dan obesitas nilai p =1,000 (p 0,05).Kesimpulan: Ada hubungan antara kadar gula darah, nutrisi, dan sirkulasi dengan penghambatpenyembuhan luka kaki diabetik di Klinik Kitamura Pontianak. Tidak terdapat hubungan antarakebiasaan merokok dan obesitas dengan penghambat peyembuhan luka kaki diabetik di KlinikKitamura Pontianak.
Copyrights © 2015