Eksistensi Bahasa Daerah perlu dilestarikan sehingga saat ini Bahasa Daerah masuk pada kurikulum SD. Salah satu permasalahan belajar Bahasa Daerah di sekolah adalah rendahnya motivasi belajar siswa pada pelajaran Bahasa Daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode pengajaran menggunakan wayang kulit terhadap motivasi belajar bahasa Daerah pada siswa SD. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimental dengan desain nonrandomized pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3 Sekolah Dasar St. Mary Surabaya yaitu kelompok eksperimen (N=11) dan kelompok kontrol (N=15). Alat ukur menggunakan skala motivasi belajar Bahasa Daerah dan treatment yang diberikan berupa 6 sesi pelajaran Bahasa Daerah menggunakan wayang kulit. Hasil penelitian yaitu independent sample t-test menunjukkan nilai t = -2.13 dengan p = 0.044 (p
Copyrights © 2015