Salah satu reaksi terhadap globalisasi adalah menguatnya identitas-identitaslokal yang beranak pinak menjadi gerakan separatisme, fanatisme agama, dangerakan primordialisme. Konflik-konflik yang bermunculan di penghujung abad20 ditandai dengan konflik identitas dan kepentingan. Karena itu perhatiandan studi tentang identitas menjadi begitu penting untuk kepentingan prosesperdamaian. Sumbangan dari dunia akademis ini sangat dinantikan oleh parapeace maker mengingat makin massif dan banyaknya konflik antar negara,golongan, maupun agama yang terjadi. Dalam proses perdamaian di IrlandiaUtara terlihat bagaimana peran identitas itu begitu kental. Tulisan ini mencobamembedah problem perdamaian di Irlandia Utara itu dari kacamata identitytheory. Dengan pemahaman yang lebih baik atas masing-masing kubu yangbertikai, tulisan ini memberikan rekomendasi bahwa proses perdamaian yangselama ini telah ditempuh perlu dirombak ulang. Proses ini kiranya relevanbagi Indonesia
Copyrights © 2009