Masalah keterlibatan dan tanggungjawab perempuan dalam hidup dan tugasperutusan Gereja merupakan topik diskusi teologis yang senantiasa aktualdibicarakan. Tulisan ini mau menguraikan pandangan resmi Gereja terhadapmartabat dan panggilan perempuan dalam hidup Gereja menurut perspektifSurat Apostolik Paus Yohanes Paulus II Mulieris Dignitatem. Dasar refleksimartabat dan panggilan perempuan adalah misteri perempuan – Maria, BundaKristus. Ada dua dimensi dalam panggilan perempuan, yakni keibuan dankemurnian yang menyatu dengan cara yang istimewa. Keibuan merupakanpelestari anugerah dan nilai-nilai kemanusiaan. Kemurnian berarti pemberiandiri secara utuh kepada Tuhan dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaandan keselamatan. Kedua dimensi ini saling melengkapi. Pada pribadi Mariakedua dimensi panggilan seorang perempuan itu melekat erat dan dihidupisecara dinamis dan setia.
Copyrights © 2009