Tema perjalanan mewarnai sebagian besar tulisan Michel Tournier. Tourniermerupakan salah seorang pengarang dan filsuf Perancis yang lahir pada tahun1924. Novelnya La Goutte d’Or yang dipublikasi pada tahun 1986 mengisahkanperjalanan Idriss dari kampung halamannya Afrika menuju Eropa. Perjalananjuga berarti sebuah proses berinteraksi dengan bangsa, negara, situasi, tempat,orang-orang dan adat-istiadat yang serba asing. Pada saat yang sama, orangyang melakukan perjalanan juga berhadapan dengan gambaran-gambaran,praduga dan prasangka yang dibangun oleh orang lain terhadap dirinyasebagai pendatang. Foto-foto, gambar, dan film-film Barat yang berhubungandengan perjalanan, merupakan media yang biasanya menampilkan hal-halyang dianggap luar biasa dan aneh. Novel Michel Tournier mengritik halitu. Kalung berbentuk tetesan, sebagai “bulla aurea†simbol kebebasan dalambudaya Arab orientalis yang dikenakan oleh Idriss, merupakan simbol budayaTimur yang sangat berbeda dengan fotografi budaya Barat. Kalung tersebutmenjadi simbol yang memuat makna budaya tulis dan literature Timur. Noveltersebut menampilkan makna kontras antara budaya Timur dan Barat. Penulismengidentifikasikan budaya Barat sebagai budaya “penampakan“, sedangkanBudaya Timur digambarkan sebagai budaya “keberadaan“. Novel La Goutted’Or merupakan sebuah pengungkapan makna dan nilai budaya serta filsafatTimur di tengah budaya dan filsafat Barat Modern.
Copyrights © 2009