Dedak merupakan hasil samping dari proses penggilingan padi yang dapat dimanfaatkan lebih optimal menjadi minyak dedak yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Dengan mutu dedak yang baik akan diperoleh mutu minyak dedak yang baik, sehingga memenuhi persyaratan mutu apabila diolah lebih lanjut menjadi produk minyak pangan atau minyak kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh radiasi far infra red dan uap panas terhadap kestabilan mutu dedak padi. Penelitian proses stabilisasi dedak menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 kali ulangan. Faktor yang dianalisis meliputi pengaruh proses uap panas dan stabilisasi dengan radiasi far infra red pada penyimpanan hari ke-1, 3, 6 dan 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen dedak bersih yang dihasilkan dari dedak penggilingan gabah adalah 75,60%, dan rendemen dedak stabil 68,75%. Pada proses stabilisasi dedak dengan uap panas maupun radiasi FIR, kadar asam lemak bebas dapat distabilkan sampai dengan hari ke-9.
Copyrights © 2012