Kebutuhan konsep pembelajaran yang efektif dan interaktif berbasis teknologi informasi dan komunikasi dapat diatasi dengan penggunaan E-Learning berbasis web sehingga siswa dapat belajar kapan saja dan dimana saja tanpa dibatasi ruang dan waktu. Berdasarkan identifikasi masalah diatas, maka penulis membatasi permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu penerapan sistem e-learning di sekolah menengah pertama menggunakan model waterfall dengan kepala sekolah sebagai pemangku kepentingan sehingga membutuhkan pendekatan khusus seperti metode elisitasi untuk menganalisa kebutuhan pada tahap analisis dan menggunakan framework codeigniter (CI) untuk tahap pengkodean serta pengujian menggunakan International Organization for Standardzation (ISO) khususnya ISO 9126. Kata kunci: E-Learning, Model Waterfall, Metode Elisitasi, Framework CodeIgniter, CI, ISO 9126, SMP.
Copyrights © 2014