Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Vol 16 No 1: January 2016

Pengaruh Temperatur terhadap Daya Lenting Kawat Stainless Steel Finger Spring

Utari, Tita Ratya ( Program Studi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)
Oktavia, Justika ( Program Studi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
21 Nov 2018

Abstract

Alat ortodontik lepasan memiliki komponen aktif yang membantu menggerakkan gigi. Finger spring merupakan salah satu komponen aktif yang paling banyak digunakan yang dibuat dari kawat ortodontik stainless steel tipe austenitic dengan diameter 0,6 mm. Lingkungan rongga mulut dapat membuat kawat ortodontik mengalami kerusakan karena di dalam rongga mulut akan terkena paparan dari beberapa faktor seperti temperatur, saliva, plak, pH, protein dan makanan atau minuman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh temperatur terhadap daya lenting kawat stainless steel finger spring. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 20 buah finger spring yang telah diaktifkan didalam plat akrilik dan terbagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok 1 (kontrol) dimana finger spring diberi temperatur 37°C, kelompok 2 adalah kelompok dengan pemberian temperatur 15°C, kelompok 3 dengan pemberian temperatur 65°C, dan kelompok 4 dengan pemberian temperatur 15°C dan 65°C. Sebelum sampel diberi perlakuan, terlebih dahulu dilakukan pengukuran pre test daya lenting kemudian sampel diberi perlakuan temperatur selama 1 menit dalam sehari dan diulangi 7 minggu. Setelah selesai maka dilakukan pengukuran post test. Pengukuran daya lenting menggunakan tension gauge. Disimpulkan bahwa hasil uji statistik paired sampel t-test menunjukkan nilai (p<0,05) pada kelompok 2 dan 3 yang berarti memiliki perbedaan signifikan pada kelompok tersebut dan pada uji one way ANOVA menunjukkan nilai (p<0,05) yang berarti ada perbedaan yang signifikan dari setiap kelompok. Penurunan nilai daya lenting yang terjadi paling tinggi pada kelompok 3 diberi temperature 65°C.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

mm

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Mutiara Medika Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (MMJKK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community or public health research to integrate researches in ...