Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan)
Vol 2, No 1 (2016): Maret 2016

1. ANALISIS LIMBAH LAUNDRY INFORMAL DENGAN TINGKAT PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN MUKTIHARJO KIDUL KECAMATAN PEDURUNGAN SEMARANG

Putra Ardiyanto (Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro)
Maria G.C. Yuantari (Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2016

Abstract

ABSTRAK Usaha laundry merupakan salah satu penyediaan jasa layanan yang menyediakan sarana pelayanan pencucian pakaian. Usaha laundry menghasilkan limbah berupa limbah cair yang berasal dari sisa pencucian, apabila tidak dikelola dengan baik akan mencemari lingkungan. Berdasarkan observasi usaha laundry di Kelurahan Muktiharjo Kecamatan Pedurungan Semarang beresiko terjadinya pencemaran lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak limbah laundry  informal dengan tingkat pencemaran lingkungan.Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif. Obyek dalam penelitian ini adalah limbah laundry dan perairan penerima di Kelurahan Muktiharjo Kidul Kecamatan Pedurungan Semarang sedangkan subyek penelitian ini adalah pemilik laundry dan karyawan laundry. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan pengukuran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sampel Limbah laundry memiliki kadar COD bersekitar 186 - 2418 mg/L dan MBAS bersekitar 25,0 - 33,9 mg/L, dan pada perairan penerima kadar COD bersekitar 122 -14488 mg/L dan MBAS bersekitar 6,50- 10,3 mg/L, pada  limbah laundry dan perairan penerima semuanya mengandung kadar COD dan MBAS yang melebihi baku mutu menurut Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah No 5 Tahun 2012, kandungan  pH dan suhu masih dalam batasan normal, dari hasil fisika air limbah laundry dan perairan penerima mempunyai bau dan warna. Berdasarkan hasil observasi terhadap 4 limbah laundry, 4 badan perairan penerima  dan 1 baku kontrol sebagai baku mutu perairan penerima, ada hubungan jika dibandingkan dengan baku kontrol dengan kandungan COD, MBAS dan warna  pada baku kontrol kandungan lebih rendah.Kepada pemilik usaha laundry disarankan  adanya pengolahan limbah cair laundry sebelum dibuang ke lingkungan supaya meminimalisir pencemaran dan bagi pemerintah perlu melakukan penyuluhan dan penertiban terhadap pengelola usaha laundry yang membuang limbahnya langsung ke selokan air tanpa proses pengolahan.Kata kunci: Limbah Laundry, lingkungan, Parameter,COD, MBAS

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jukung

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemistry Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Environmental Science

Description

Jukung adalah jurnal yang berisikan hasil-hasil penelitian ilmiah meliputi bidang rekayasa dan teknologi lingkungan yang dikelola oleh Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat. Jukung diterbitkan dua kali dalam setahun setiap bulan Maret dan ...