Jumlah penduduk Indonesia yang meningkat menyebabkan kesadaran akan kebutuhan gizi meningkat sehingga permintaan sayuran khususnya sawi juga bertambah. Upaya peningkatan hasil sawi dapat dilakukan melalui budidaya secara hidroponik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh jarak tanam pada varietas Eikun dan varietas Dakota pada pertumbuhan dan hasil tanaman sawi putih dengan sistem hidroponik. Penelitian ini dilaksanakan di Kusuma Agrowisata Group, Batu, Malang sejak Bulan Maret-Mei 2016. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap faktorial (RALF) dengan 2 faktor diulang sebanyak 4 kali. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis sidik ragam (Analysis of Variance) untuk mengetahui pengaruh perlaka uan nyata atau tidak. Hasil analisis sidik ragam yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil pada taraf 5% untuk mengetahui perbedaan diantara perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara jarak tanam dan varietas. Interaksi tersebut memberikan pengaruh yang nyata pada berbagai variabel pengamatan antara lain panjang tanaman (7 hst), diameter tajuk, bobot segar per tanaman dan bobot segar tanaman per petak sampel. Jarak tanam optimum untuk varietas Dakota yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanathe man yaitu pada jarak 10 cm x 15 cm, sedangkan untuk hasil tanaman yaitu pada jarak 10 cm x 20 cm. Namun untuk hasil tanaman pada jarak 10 cm x 20 cm dengan 10 cm x 15 tidak berbeda signifikan, maka jarak 10 cm x 15 cm diduga sudah optimal untuk mendapatkan hasil sawi putih. Jarak tanam optimum untuk varietas Eikun yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman yaitu pada jarak tanam 10 cm x 20 cm.
Copyrights © 2017