Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana karakteristik kemacetan berpengaruh terhadap pendapatan dan pengeluaran pedagang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan primer. Data sekunder berasal dari data BPS Kota Banda Aceh, sedangkan data primer melalui observasi dan wawancara langsung kepada pedagang yang berada di titik-titik kemacetan, penentuan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling, yaitu pengambilan sampel secara sengaja dengan suatu kriteria tertentu jumlah sampel sebanyak 60 sampel responden yang berada di Simpang Lima, Pasar Aceh dan Setui. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendapatan, pengeluaran dan waktu tempuh pedagang. Berdasarkan dari hasil penelitian ini, kemacetan dapat mengakibatkan berkurangnya pendapatan sebesar Rp 400.000 perbulannya, kemacetan juga menyebabkan meningkatnya pengeluaran bagi pedagang dalam (pemakaian BBM) sebesar Rp 31.000 – 50.000 setiap mengalami kemacetan, pedagang juga merasakan waktu yang terbuang sekitar 15 – 20 menit persekali kemacetan di Kota Banda Aceh. Rekomendasi dari penelitian ini yaitu supaya terhindar dari kemacetan maka pihak yang berwajib lebih mengawasi atau memantau masyarakat atau pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas yang dapat menyebabkan kemacetan besar. Bagi pedagang untuk mencari rute alternatif lain agar aktivitas perdagangan menjadi tidak terganggu oleh kemacetan lalu lintas.Kata Kunci: Kemacetan, Pedagang, Pendapatan, Pengeluaran.
Copyrights © 2018