Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terjadinya misalignment pada komponen trasmisi putaran dan bagaimana cara melakukan alignment yang benar serta melakukan pengujian alignment, metode yang digunakan adalah double dial indikator rim and face . Hasil penelitian pra- alignment yaitu melakukan pengecekan soft foot dengan menggunakan feeler gauge dengan data rata – rata A = 0.050 mm, B = 0.037 mm, C = 0.100 mm, D = 0.100 mm, E = 0.038 mm, F = 0.025 mm, G = 0.113 mm, H = 0.163mm, pengecekan run out yang dilakukan di empat titik pada lingkaran kopling driver dengan penyetingan awal dari pada arah jam 12 = 0, 9 = 0.006, 6 = 0.031 dan 3 = 0.085, coupling offset vertikal sebesar 0,016 mm. Pengecekan run out pada kopling driven dengan titik awal pada arah jam 12 = 0, 9 = 0.032, 6 = 0.107, 3 = 0.005, coupling offset vertikal sebesar 0,054 mm. Setelah melakukan simulasi reposisi pada kopling driven pebaikan horizontal dan vertikal dengan perhitungan matematis rim and face maka untuk horizontal pillow block harus digeser ke kanan untuk IBdn = 1,040 mm , dan OBdn = 2,268 mm, Namun untuk posisi vertikal maka kaki mesin harus di tambahkan shims pada posisi IBdn =0,688 mm dan OBdn = 1,522 mm.
Copyrights © 2018