Warta IHP (Warta Industri Hasil Pertanian)
Vol 34, No 1 (2017)

Identifikasi Senyawa Aktif dan Toksisitas Hayati Ekstrak n-heksana, Etil Asetat dan etanol Mikroalga Tetraselmis chuii Secara Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)

Agustini, Ni wayan Sri (Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI)
Setyaningrum, Miranda (Sekolah Tinggi Teknologi Industri Farmasi)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2017

Abstract

Tetraselmis chuii adalah salah satu jenis  mikroalga yang termasuk ke dalam  kelas Chlorophyceae, dan mempunyai prospek sebagai penghasil senyawa bioaktif.  Senyawa bioaktif ini bermanfaat sebagai antibakteri, antioksidan, antiinflamasi, antitumor, antikanker dan lain-lain.  Salah satu cara untuk mengetahui potensi suatu senyawa sebagai alternatif obat baru adalah dengan melakukan uji toksisitas hayati menggunakan metode  Brine Shrimp Lethality Test (BSLT).  Senyawa bioaktif diisolasi dengan cara diekstraksi menggunakan metode sokletasi.   Pelarut yang digunakan  dengan berbagai tingkat kepolaran yaitu n-heksana (non polar), etil asetat (semi polar) dan etanol.(polar).   Uji toksisitas dilakukan  terhadap larva udang Artemia salina Leach dengan menghitung nilai LC50. Identifikasi senyawa dengan menggunakan Kromatografi Gas Spektrofotometer Massa (KG-SM). Hasil  penelitian menunjukkan bahwa toksisitas hayati dari ekstrak n-heksana, etil asetat dan etanol dengan nilai LC50 secara berturut-turut adalah 39,30 ppm (n-heksana); 38,53 ppm (etil asetat); 239,12ppm (etanol). Tahap selanjutnya ekstrak n-heksana dan etil asetat dilakukan fraksinasi dan  penyederhanaan fraksi. Pada ekstrak n-heksana diperoleh 4 fraksi,  sedangkan eksrak etil asetat diperoleh 6 fraksi.  T0ikoksisitas hayati pada fraksi n-heksana adalah fraksi no 2 dengan nilai LC50 sebesar 32,61 ppm, sedangkan pada ekstrak etil asetat nilai LC50 tertinggi diperoleh dari fraksi no 1 yaitu  38,44 ppm. Hasil identifikasi senyawa dengan KG-SM pada fraksi no. 2 ekstrak n-heksana mengandung Phytol 2 – Hexadecen – 1 – ol 3,7,11,15 – tetramethyl dan 1,2 Benzendicarboxylic acid, mono (2 – ethylhexyl) ester, sedangkan  fraksi no. 1 ekstrak etil asetat mengandung 1,2 Benzendicarboxylic acid, bis (2-ethylhexyl) ester.  Berdasarkan hasil yang diperoleh,  ekstrak n-heksana dan etil asetat dari T. chuii bersifat toksik dan berpotensi sebagai salah satu alternatif obat antikanker yang bersifat alami.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

ihp

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Industrial & Manufacturing Engineering

Description

Warta IHP (Industri Hasil Pertanian) is a Scientific Journal which is sourced from research papers, new theoretical/interpretive findings, and critical studies or reviews (by invitation) in the agro-based industry scope that cover any discipline such as: food science and technology, agricultural ...