Ketertelusuran adalah kemampuan dari suatu sistem untuk menelusuri produk dan riwayatnya melalui seluruh atau bagian dari rantai produksi, mulai dari saat pemanenan terhadap ketertelusuran pada produk pangan dan hasil pertanian dalam 10 tahun terakhir ini cenderung meningkat secara signifikan seiring dengan meningkatnya kasus yang berhubungan dengan keamanan pangan dan penyakit langka (seperti penyakit kuku dan mulut, penyakit sapi gila, kontaminasi mikrobiologi pada produk segar, senyawa dioksin pada produk peternakan) serta meningkatnya perhatian dampak pangan hasil rekayasa genetika (GMO) pada rantai pangan manusia dan lingkungan. Implemnebtasi sistem ketertelusuran mempunyai aspek-aspek penying yang berhubungan dengan keamanan pangan, mutu dan labeling produk pangan. Cepatnya perkembangan pada teknologi informasi telah menyebabkan kemungkinan untuk menerapkan sistem ketertelusuran dalam industri pangan. Bagi produsen pangan skala kecil, pengembangan sistem secara kelompok dan sertifikasinya memudahkan dalam mengatasi kendala yang dihadapi pada penerapan sistem ketertelusuran, dengan penguatan kapasitas dalam pemilihan jenis teknologi tepat guna untuk ketertelusuran. Dalam tulisan ini akan dibahas mengenai konsep dan definisi ketertelusuran, keuntungan sistem ketertelusuran bagi industri pangan, pemerintah dan konsumen, implementasi sistem ketertelusuran pada produk pangan dan produk hasil pertanian, serta kendala dan peluang penerapan sistem ketertelusuran.
Copyrights © 2012