Masuknya kerajaan-kerajaan Melayu ke agama Islam, maka tulisan Arab dan Jawi dikenalkan dan diterima oleh orang-orang Melayu sebagai media penulisan bahasa Melayu. Keluwesan tulisan Jawi adalah dapat mengungkapkan variasi dialek tertentu. Tidak adanya huruf vokal pada aksara Arab memudahkan pelafalan yang berlainan, dapat /o/di Sumbar, /a/ di Sumsel, dan /e/ di Semenanjung Melayu sehingga tulisan Jawi dapat menyatukan semua suku berbahasa Melayu. Dalam tulisan Jawi, lima huruf baru diciptakan dengan menambahkan titik pada bentuk huruf yang sudah ada, yaitu , /c/, Ú /ng/, Ú½ /ny/, Ý¢ /g/, dan Ú¤ /p. Tulisan Jawi mempunyai peranan penting sebagai wahana untuk penulisan bahasa Melayu dalam menyampaikan berbagai perasaan dan buah pikiran dalam mengkomunikasikan berbagai aspek, yaitu keagamaan Islam, kemasyarakatan, perekonomian, seni budaya, teknologi, korespondensi, hubungan diplomatik, dan sebagainya. Kata kunci : Tulisan Jawi, Perkembangan Islam
Copyrights © 2017