Latar belakang: Secara klinis bukti dari hipertiroidisme terdeteksi pada 7% pasien molahidatidosa komplit, tetapi, secara laboratorium lebih sering terjadi. Hiperfungsi tiroid pada kehamilan molahidatidosa dikaitkan dengan berlebihnya hCG, yang mempunyai aktivitas pemicu tiroid. Tingginya kadar hCG akan merangsang kelenjar tiroid dengan menekan pelepasan TSH dari kelenjar hipofisis sehingga akan mempengaruhi juga sekresi hormon T3 dan T4.Tujuan: Menganalisa korelasi kadar •-hCG serum terhadap kadar TSH, T3 dan T4 pada molahidatidosa di RSUP. H. Adam Malik dan RSUD dr. Pirngadi Medan periode tahun 2008–2012.Metode: Penelitian ini bersifat analitik korelatif dengan studi retrospektif dan menggunakan data sekunder dari catatan rekam medis RSUP.H. Adam Malik dan RSUD. dr. Pirngadi Medan.Hasil: Dari data rekam medis didapatkan 45 kasus molahidatidosa yang memenuhi kriteria inklusi. Karakteristik pasien berdasarkan usia yang terbanyak adalah usia 31-35 tahun (20%), paritas <3 sebanyak 28 kasus (62.2%), mayoritas keluhan yang paling sering adalah perdarahan pervaginam sebanyak 84.4%, usia kehamilan saat di diagnosa yang paling banyak pada usia kehamilan >10 minggu pada 38 kasus, tinggi fundus uteri yang lebih besar dari usia kehamilan terdapat pada 29 kasus (64.4%), dan nilai rerata tekanan darah sistole adalah 130.2 (SD 20.50) mmHg dan diastole 80.2 (SD 11.58) mmHg. Nilai rerata dari masing–masing •-hCG adalah 344,561 (SD 327135.07) mIU/mL, TSH 0.38 (SD 0.60) μIU/mL, T3 2.06 (SD 1.53) mg/dL dan T4 13.7 (SD 6.40) μg/mL. Korelasi antara •-hCG dengan TSH adalah dengan nilai r = -0.321 (P = 0.031), •-hCG dengan T3 dengan nilai r = 0.574 (P = 0.0001), dan •-hCG dengan T4 dengan nilai r = 0.606 (P = 0.0001). Kesimpulan: Terdapat korelasi negatif yang bermakna antara •-hCG dengan TSH dengan kekuatan korelasi yang lemah serta korelasi positif yang bermakna antara •-hCG dengan T3 dan antara •-hCG dengan T4 dengan kekuatan korelasi sedang. Kata kunci: molahidatidosa; •-hCG; TSH; T3; T4
Copyrights © 2012