Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri
2017: SNTIKI 9

PENGEMBANGAN SISTEM AKUISISI DATA RADIASI MATAHARI MENGGUNAKAN PHYRANOMETER MEMANFAATKAN SENSOR PHOTOVOLTAIC

Aulia Ullah (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Edy Syahputra (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 May 2017

Abstract

Perancangan pembangkit listrik tenaga surya di suatu lokasi sangat dipengaruhi oleh intensitas radiasi matahari, sebab variabel tersebut memiliki pengaruh terhadap daya keluaran yang dihasilkan panel surya. Data ini umumnya bisa didapatkan dari lembaga pemerintah seperti BMKG atau NASA, namun data tersebut hanya tersedia untuk wilayah tertentu saja. Pengukuran radiasi matahari secara langsung perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan data yang tidak tersedia. Alat yang digunakan untuk mengukur radiasi matahari umumnya menggunakan pyranometer, namun pyranometer konvensional harganya relatif mahal. Pyranometer dapat dibuat lebih murah dengan cara menggunakan sensor photovoltaic sebagai pengganti sensor radiasi matahari. Agar Proses pengukuran lebih mudah dan portabel, pengiriman data dari sensor dilakukan secara wireless, dan untuk memudahkan mengolah data tersebut lebih lanjut dilakukan proses akusisi data. Dari proses pengujian didapatkan, akurasi sensor photovoltaic pyranometer memiliki error 14,13 % dengan error pengiriman data sebesar 0,43 %. Proses akusisi data berjalan dengan baik, sudah dapat menampilkan grafik dan menampilkan data lampau.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

SNTIKI

Publisher

Subject

Computer Science & IT Control & Systems Engineering Electrical & Electronics Engineering Industrial & Manufacturing Engineering Mathematics

Description

SNTIKI adalah Seminar Nasional Teknologi Informasi, Komunikasi dan Industri yang diselenggarakan setiap tahun oleh Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. ISSN 2579 7271 (Print) | ISSN 2579 5406 ...