Abstrak: Autisme adalah gangguan perkembangan perpasif pada anak yang ditandai dengan adanya gangguan dan keterlambatan dalam bidang kognitif, bahasa, perilaku, dan interaksi sosial. Penderita autisme akan menghambat perkembangan anak baik dari segi fisik maupun mental. Penyebab autisme adalah gangguan neurobiologis berat yang mempengaruhi fungsi otak sedemikian rupa sehingga anak tidak mampu berinteraksi dan berkomunikasi pada perkembangan bahasa dengan dunia luar secara efektif. Dengan adanya peranan terapis penderita autisme dapat diterapi untuk memperbaiki fungsi otak secara optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui peranan terapis terhadap perkembangan bahasa pada pasien autisme di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan jenis data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari 1 sampel dan 3 informan melalui teknik wawancara terstruktur atau wawancara terbuka. Hasil penelitian menunjukkan terapis sangat berpengaruh terhadap perkembangan bahasa dan komunikasi pasien autisme untuk interaksi sosial.Kata kunci : Peranan Terapis, Kemampuan Berbahasa, Autisme
Copyrights © 2018