Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya
Vol 3, No 2 (2011): PATANJALA VOL. 3 NO. 2 JUNE 2011

NGARUWAT SOLOKAN DI DESA CIHIDEUNG KECAMATAN PARONGPONG KABUPATEN BANDUNG BARAT

Lina Herlinawati (Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bandung)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2011

Abstract

AbstrakPelaksanaan upacara tradisional suatu masyarakat pada umumnya sangat menarik untuk diteliti, karena memiliki keunikan, kesakralan, dan nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya. Hal itulah yang mendorong penulis untuk mengunjungi masyarakat Cihideung di Kabupaten Bandung Barat, yang hingga kini setiap tahun masih melaksanakan upacara tradisional yang berkaitan dengan pertanian, yaitu Ngaruat Solokan atau Hajat Cai. Upacara yang merupakan sisa kepercayaan leluhur dan masih diyakini mereka adalah tradisi ritual untuk memelihara mata air dan selokan. Mereka memohon kepada Allah, karuhun, dan penunggu mata air, agar air selalu dalam keadaan lancar. Mereka pun sangat bersyukur dengan limpahan air, yang membuat mereka bisa bercocok tanam serta memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga kini. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dengan metode kualitatif. Dari pelaksanaan upacara tersebut terkandung berbagai macam norma serta nilai budaya yang berguna untuk mengukuhkan rasa solidaritas atau kebersamaan antarsesama warga masyarakat, yaitu nilai-nilai religius, sosial, ekonomi, pendidikan, dan rekreatif. AbstractTraditional ceremonies are interesting things to study because they are unique,sacred, and have moral values. Ngaruat solokan or hajat cai is a kind of ceremony that is conducted every year by Cihideung people in Kabupaten Bandung Barat. The ceremony is a remnant of ancestral beliefs and perceived as ritual tradition to preserve springs and streams. The people request for the mercy of God, ancestors and the spirit of the spring asking the water to be in abundance. They would be grateful for the abundance of the water that makes them cultivate and fulfill their daily needs up  to this day. Solidarity can be built through this kind of ceremony, e.g. religious, social, economical, educational and recreational values. This is a descriptive research with qualitative method.

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

patanjala

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Patanjala means river water that constantly flowing along the path through to the estuary. As well as the characteristics of river water, all human have to work and do good deeds, with focus on future goals. Patanjala is a journal containing research results on cultural, artistic, and film values as ...