Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya
Vol 5, No 1 (2013): PATANJALA VOL. 5 NO. 1 MARCH 2013

TOLERANSI MASYARAKAT MULTI ETNIS DAN MULTIAGAMA DALAM ORGANISASI SUBAK DI BALI

Gusti Ayu Armini (Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali, NTB, NTT)



Article Info

Publish Date
04 Aug 2017

Abstract

AbstrakSubak merupakan organisasi pertanian di Bali, yang identik dengan masyarakat Bali yang beragama Hindu. Hal ini tidak sepenuhnya benar, sebab organisasi subak di Bali bersifat multietnis dan multiagama. Masyarakat anggota subak bukan hanya masyarakat etnis Bali yang beragama Hindu, tetapi masyarakat etnis lain yang beragama Islam, Budha, Protestan, maupun Katolik. Perbedaan etnis dan agama yang dianut anggota subak mengharuskan adanya sikap toleransi masing-masing etnis dan agama anggota pendukung organisasi subak. Proses toleransi berjalan dengan baik dalam aktivitas subak, sehingga keberadaan lembaga subak tetap ajeg sampai saat ini. Secara khusus, kajian ini bertujuan mendeskripsikan kehidupan multietnis dan multiagama dalam kegiatan subak di Bali. Lebih lanjut, kajian ini diharapkan bermanfaat sebagai sumber informasi bentuk-bentuk adaptasi dan toleransi yang diterapkan pada tataran organisasi yang berbeda etnis dan agama. Dengan harapan, proses toleransi demikian dapat digunakan sebagai salah satu rujukan dalam menata kehidupan masyarakat multikultur di Indonesia. Kajian tentang toleransi menerapkan metode kualitatif dipadukan dengan analisis interpretatif. AbstractSubak is an agricultural organization in Bali, which is identical to the Balinese with its Hindu religion. This is not entirely true, because subak organization is multiethnic and multi-religious. Community members of subak are not only Balinese ethnic with Hindus religion but other ethnic people such as Muslim, Buddhist, Protestant, and Catholic. Ethnic and religious affiliations of members of the subak organitation require tolerance attitude each ethnic and religious members of subak organitation. The process of tolerance goes well in subak activities, so the extention of subak institutions remain until now. This research aims to describe the tolerance of multiethnics and multireligions society in subak organitation. And then, this research expected use to information sources of tolerance forms in multiethnic and multireligion organitation. The process of tolerance had used for reference to life system for multicultural society in Indonesia. This research conducted by qualitative and interpretative analysis approach.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

patanjala

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Patanjala means river water that constantly flowing along the path through to the estuary. As well as the characteristics of river water, all human have to work and do good deeds, with focus on future goals. Patanjala is a journal containing research results on cultural, artistic, and film values as ...