Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya
Vol 1, No 1 (2009): PATANJALA VOL. 1 NO. 1 MARCH 2009

FUNGSI KARINDING BAGI MASYARAKAT CIKALONGKULON KABUPATEN CIANJUR

Lina Herlinawati (Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bandung)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2009

Abstract

AbstrakKarinding adalah satu jenis alat musik tradisional, dibuat dari bambu atau pelepah enau. Alat musik itu dimainkan oleh mulut disertai pukulan jari tangan, sehingga menghasilkan bunyi yang yang unik dan low decible. Alat musik tersebut diciptakan oleh leluhur petani Sunda. Selain untuk bermain musik, bunyi alat itu dipercaya dapat mengusir hama dan binatang perusak tanaman. Fungsi karinding demikian itu masih berlangsung pada masyarakat Cikalongkulon Kabupaten Cianjur.Seiring dengan perkembangan zaman, kemudian karinding menjadi alat hiburan, bahkan kini menjadi bentuk kesenian yang menarik, karena dapat dikola-borasikan dengan alat-alat musik lain. AbstractKarinding is a traditional music instrument, which is made from bamboo or palm leaf. This music instrument is played by mouth, alongside with tap from finger, creating an unique, low decible sound.This music instrument is created by the Sundanese farmer ancestor. In addition to its function as a music instrument, the sound of this instrument is believed as a pest repellant. This specific function is still believed by the people of Cikalong Kulon in Bandung Residence.Along with time, karinding developed into an entertainment tool, even as an attractive form of art because its combinable with other music instrument.

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

patanjala

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Patanjala means river water that constantly flowing along the path through to the estuary. As well as the characteristics of river water, all human have to work and do good deeds, with focus on future goals. Patanjala is a journal containing research results on cultural, artistic, and film values as ...