Jurnal Kesehatan Medika Saintika
Vol 8, No 2 (2017): Desember 2017

EFEKTIFITAS METODE KANGURU TERHADAP KECUKUPAN ASI PADA BAYI CUKUP BULAN DI RB KHADIJAH MEDAN

Feny Fernando (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Dec 2017

Abstract

Pengalaman ibu menyusui yang dikelola dengan baik, maka ibu dapat menyusui  lebih berhasil, jika mereka lebih banyak kontak dengan bayi mereka. Menyusui merangsang   produksi   proklaktin  sehingga  akan meningkatkan volume  dan merangsang reflek pengeluaran ASI. Kontak yang paling dekat terjadi ketika ibu menggunakan metode kanguru (kulit ke kulit). Penelitian yang dilakukan oleh Shiau (1996)  yang berpijak pada filosofi kanguru dalam melindungi anaknya. Seperti yang kita ketahui, kanguru memasukkan anaknya pada kantung yang kontak langsung dengan tubuh si ibu, setelah dilakukan penelitian ternyata cara ini mampu menekan kematian bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektifitas metode kanguru terhadap kecukupan ASI pada bayi cukup bulan. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan post test only. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang pada kelompok intervensi dan 30 orang pada kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan accidental sampling. Penelitian ini dilakukan di Rumah Bersalin Khadijah Medan. Analisa data digunakan  uji t-independent. Dari hasil uji statistic t-independent dapat disimpulkan bahwa  ada perbedaan yang signifikan dari frekuensi BAK pada kelompok intrvensi dan  kelompok kontrol ( P = 0.023 ). ada perbedaan yang signifikan dari frekuensi BAB  pada kelompok intervensi dan  kelompok kontrol (P = 0.040 ). Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa metode kanguru efektif terhadap kecukupan ASI  pada bayi cukup bulan, sehingga bidan dapat menerapkan metode kanguru sebagai intervensi dalam memberikan asuhan ibu post partum.The experience of well-nourished breastfeeding mothers, then mothers can breastfeed more successfully, if they are more in contact with their baby. Breastfeeding stimulates the production of proklactin so that it increases volume and stimulates the reflexes of breast milk expenditure. The closest contact occurs when the mother uses the kangaroo method (skin to skin). Research conducted by Shiau (1996) which rests on the philosophy of kangaroos in protecting their children. As we know, kangaroos insert their children in pouches that are in direct contact with the mother's body, after the research turns out this way is able to suppress infant mortality. The purpose of this study was to identify the effectiveness of kangaroo methods on the adequacy of breast milk in term infants. This study used quasi experimental design with post test only design. The numbers of sample in this study were 30 people in the intervention group and 30 people in the control group. Sampling is done by accidental sampling. This research was conducted at Khadijah Maternity Hospital Medan. Data were analized with t-independent test. From the result of t-independent statistic test it can be concluded that there is a significant difference of BAK frequency in intervented group and control group (P = 0.023). There were significant differences in CHAPTER frequency in the intervention group and control group (P = 0.040). From the results of this study it is known that the kangaroo method is effective on the adequacy of breast milk in infants enough months, so midwives can apply the method of kangaroo as an intervention in providing postpartum mother care.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

medika

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Other

Description

Jurnal Kesehatan Medika Saintika adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika Padang dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan ...