Jurnal Mikologi Indonesia
Vol 1, No 2 (2017): Desember 2017

Keragaman dan Potensi Makrofungi di Obyek Ekowisata Kaki Dian, Gunung Klabat-Minahasa Utara

Margareta Christita (Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado, Sulawesi Utara 95259)
DID Arini (Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado, Sulawesi Utara 95259)
J Kinho (Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado, Sulawesi Utara 95259)
JE Halawane (Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado, Sulawesi Utara 95259)
J Kafiar (Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado, Sulawesi Utara 95259)
MS Diwi (Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado, Sulawesi Utara 95259)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2017

Abstract

Keanekaragaman makrofungi sangat menarik untuk diamati, sayangnya informasi keragaman makrofungi di wilayah Wallacea sangat terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman makrofungi dan potensi peluang penggunaannya di kawasan ekowisata Kaki Dian Gunung Klabat, Minahasa Utara. Kawasan ekowisata Kaki Dian Gunung Klabat lebih dipilih karena memiliki keanekaragaman hayati khas bioregion Wallacea dan memiliki banyak pengunjung yang datang untuk menikmati pemandangan alam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi di sepanjang jalur pendakiandi kawasan ekowisata Kaki Dian, Utara Minahasa, Sulawesi Utara. Pengamatan dan identifikasi dilakukan berdasarkan karakteristik macrofungi antara lain: warna, diameter, bentuk tudung, bentuk batang, panjang dan diameter batang, ada tidaknya lamella atau pori dan cincin, jenis lamella dan jenis volva, serta habitat dan potensi pemanfaatannya. Data dianalisis secara deskriptifkualitatif. Sebanyak 61 spesies jamur makroskopik yang termasuk ke dalam pembagian ascomycota dan basidiomycota. Spesies ini termasuk dalam 23 famili, 7 ordo. Berdasarkan tempat tumbuh, 92% ditemukan tumbuh pada kayu yang membusuk dan 8% ditemukan tumbuh di tanah atau sarasah. Berdasarkan potensi penggunaannya, 3 jenis memiliki potensi industri, 10 jenis diidentifikasi sebagai jamur pangan dan 11 jenis diidentifikasi sebagai jamur berpotensi obat.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jmi

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Environmental Science Immunology & microbiology

Description

Jurnal Mikologi Indonesia (JMI) adalah jurnal nasional tentang diversitas Fungi di Indonesia yang mempublikasi artikel penelitian, review, metodologi, dan artikel-artikel taksonomi seperti monograf, jenis baru, catatan baru, checklist yang terkait dengan diversitas dan penyebaran Fungi, termasuk ...