Cabai merupakan salah satu komoditas tanaman yang sangat penting dan banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Namun produksi buah cabai menurun karena serangan penyakit yang disebabkan oleh jamurColletotrichum sp.. Salah satu cara untuk mengendalikan penyakit ini yaitu dengan menggunakan ekstrak daun tumbuhan seperti Carica papaya L. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh getah papaya yang berasal dari daun dalam mengendalikan penyakit antraknosa yang disebabkan oleh jamur Colletotrichum sp.dan menentukan konsentrasi yang optimum dari daun papaya dalam menekan pertumbuhan dan perkembangan jamur Colletotrichum sp. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan yaitu konsentrasi ekstrak daun pepaya : 0%, 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%. Selanjutnya dilakukan analisis ragam dan dilanjutkan dengan Uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak daun pepaya 5% mampu memperlambat munculnya gejala serta mampu menurunkan intensitas serangan dan susutnya bobot buah cabai
Copyrights © 2018