Jurnal Mikologi Indonesia
Vol 2, No 1 (2018): Juni 2018

Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) untuk Mengendalikan Penyakit Antraknosa yang Disebabkan oleh Jamur Colletotrichum sp.pada Cabai (Capsicum annuum L.)

Yulianty Yulianty (Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, University of Lampung Bandar Lampung)
M L Lande (Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, University of Lampung Bandar Lampung)
T T Handayani (Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, University of Lampung Bandar Lampung)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2018

Abstract

Cabai merupakan salah satu komoditas tanaman yang sangat penting dan banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Namun produksi buah cabai menurun karena serangan penyakit yang disebabkan oleh jamurColletotrichum sp.. Salah satu cara untuk mengendalikan penyakit ini yaitu dengan menggunakan ekstrak daun tumbuhan seperti Carica papaya L. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh getah papaya yang berasal dari daun dalam mengendalikan penyakit antraknosa yang disebabkan oleh jamur Colletotrichum sp.dan menentukan konsentrasi yang optimum dari daun papaya dalam menekan pertumbuhan dan perkembangan jamur Colletotrichum sp. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan yaitu konsentrasi ekstrak daun pepaya : 0%, 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%. Selanjutnya dilakukan analisis ragam dan dilanjutkan dengan Uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak daun pepaya 5% mampu memperlambat munculnya gejala serta mampu menurunkan intensitas serangan dan susutnya bobot buah cabai

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jmi

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Environmental Science Immunology & microbiology

Description

Jurnal Mikologi Indonesia (JMI) adalah jurnal nasional tentang diversitas Fungi di Indonesia yang mempublikasi artikel penelitian, review, metodologi, dan artikel-artikel taksonomi seperti monograf, jenis baru, catatan baru, checklist yang terkait dengan diversitas dan penyebaran Fungi, termasuk ...