Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator dalam menggambarkan kesejahteraan masyarakat disuatu negara. Pendarahan menjadi penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Upaya untuk mencegah komplikasi terjadinya perdarahan dengan menstimulasi keluarnya hormon oksitosin untuk kontraksi uterus dengan melakukan pijat endorphin. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian Pra Eksperimen (Pre Experiment) dengan rancangan penelitian Posttest Only Design. Jumlah sampel sebanyak 10 responden. Teknik sampling dengan cara purposive sampling. Responden dilakukan pijat endorphin selama 7 hari pijat endorphin yang pertama diberikan setelah 6 jam post SC dengan lama pemijatan selama 20 menit. Pemijatan kedua, sampai dengan ke tujuh diberikan setelah 24 jam dari pemijatan sebelumnya. Observasi Penurunan TFU dilakukan setiap hari selama 7 hari, terhitung dari setelah pasien dilakukan Sectio Caesarea. Pengukuran TFU yang kedua dan seterusnya dilakukan setelah 24 jam dari pengukuran TFU sebelumnya. Analisa data yang digunakan adalah uji One Sample T Test. Hasil analisa data diperoleh thitung(124,411) lebih besar daripada ttabel (2,262) yang berarti ada pengaruh yang signifikan pijat endorpin terhadap percepatan involusi uteri pada ibu nifas post Sectio Caesarea. Dengan hasil ini diharapkan pijat endorphin dapat diterapkan pada semua ibu nifas untuk mengoptimalkan pengembalian uterus ke keadaan semula sebelum hamil.
Copyrights © 2018