Teripang telah lama dijadikan sebagai bahan pangan dan obat bagi masyarakat Asia dan Timur Tengah. Indonesia termasuk salah satu pemasok Teripang dalam perdagangan utama di Asia. Di Indonesia, Teripang umumnya hanya dimanfaatkan dalam bentuk bahan mentah. Holothuria scabra merupakan salah satu spesies Teripang yang berpotensi untuk dieksplorasi sebagai sumber antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan Teripang H.scabra dalam bentuk ekstrak dan suspensi. Penelitian dilakukan di Laboratorium Produk Alam Laut Pusat Penelitian Oseanografi LIPI dari April hingga Desember 2014. Teripang diekstraksi dengan pelarut metanol 96% atau etanol 96%, kemudian diuji aktivitas antioksidannya. Ekstrak Teripang yang memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi dibuat dalam bentuk suspensi untuk selanjutnya dievaluasi kestabilan (organoleptik, pH, mikroorganisme) dan aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi daripada ekstrak metanol, tetapi masih lebih rendah daripada pembanding, yaitu asam askorbat. Berdasarkan penghitungan, ekstrak metanol dan etanol menunjukkan nilai IC50 sebesar 232,54 ppm dan 157,38 ppm, sedangkan nilai IC50 asam askorbat 30,29 ppm. Formula yang paling stabil (F1a) masih memiliki aktivitas antioksidan, yaitu sebesar 42,11%.
Copyrights © 2016