Al-'Adl
Vol 6, No 2 (2013): Al-'Adl

ANALISIS PENGGUNAAN DALIL SEPUTAR LARANGAN NIKAH BEDA KEYAKINAN

Muhammad Alifuddin (Dosen IAIN Kendari)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2013

Abstract

AbstrakDalam perspektif Qurani nikah adalah keniscayaan individual dan sosial gunamelangsungkan keberlanjutan hidup manusia. Secara umum disebutkan bahwaperkawinan bertujuan untuk menjaling kehidupan yang mawaddah wa al-rahmat.Berdasarkan tujuan di atas maka para pemerhati kehidupan keluarga khususnya yangberlatar religius, mensyaratkan perkawinan dilakukan oleh pasangan yang memiliki agamadan keyakinan yang sama. Dengan demikian pelarangan kawin beda agama lebih padaadanya latar faktor-faktor sosial budaya yang kurang mendukung terhadap terciptanyatujuan perkawinan yang mawaddah wa al-rahmat, sebagaimana pembolehannya pada masanabi juga karena ditunjang oleh faktor sosial dan kondisi kemapanan kaum muslimin padawaktu itu. Pandangan ini sesuai dengan fakta histories, bahwa Quran membolehkanperkawinan dengan wanita kitabiyah sebagaimana yang disebutkan dalam surat al-Maidahayat 5 adalah terjadi pada akhir tahun ke 9 H dan awal tahun ke 10 H. Pada waktu itu umatIslam dan Negara madinah telah kuat, baik secara politik maupun militer. Oleh karena itu,meletakkan ayat 221 surat al-Baqarah, sebagai justifikasi pelarangan kawin beda agama/terlebih khusus kepada wanita ahl al-kitab, kurang elegan untuk tidak menyatakan tidakadil.Kata kunci: dalil, larangan nikah, nikah beda keyakinan

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

al-adl

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Jurnal Al-'Adl merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Syariah IAIN Kendari. Al-'Adl secara spesifik mempublikasikan tulisan ilmiah baik naskah ilmiah maupun hasil penelitian yang berorientasi pada masalah hukum Islam dan pranata sosial serta kajian keislaman ...