Rabies (penyakit anjing gila) adalah penyakit hewan yang disebabkan oleh virus, bersifat akut serta menyerang susunan saraf pusat. Rabies bersifat zoonosis artinya penyakit tersebut dapat menular dari hewan ke manusia. Kasus gigitan hewan penular rabies di Kabupaten Melawi sebanyak 200 gigitan dan sembilan orang yang meninggal dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Implementasi program penanggulangan rabies meliputi implementasi, komunikasi, struktur birokrasi, sumber daya dan disposisi. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif, informan kunci dari penelitian ini sebanyak dua orang dan informan pendukung sebanyak empat orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan porposive sampling. Analisis data dilakukan secara interaktif, dan berlangsung terus menerus sampai tuntas. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam menanggulangi rabies di Kabupaten Melawi sudah berjalan dengan baik namun belum mencapai hasil yang maksimal dalam implementasi hal ini dikarenakan masih kurang tindakan observasi lapangan, akses untuk melakukan penanggulangan menuju tempat-tempat terpencil yang sulit dan masih kurangnya sumber daya manusia dan sarana. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi Pemerintah/Bupati dan Dinas terkait Kabupaten Melawi dapat melakukan implementasi sesuai dengan teori dan kebijakan yang sudah di buat agar dalam menanggulangi rabies di Kabupaten Melawi dapat terlaksana dengan baik
Copyrights © 2016