Tujuan utama dalam pelaporan realisasi anggaran adalah memberikan informasi tentang realisasi dan anggaran secara tersanding.Penyandingan anatara Anggaran dengan Realisasi menunjukan tingkat pencapaian target-target yang telah disepakati anatara legislatif dan eksekutif sesuai peraturan perundang-undangan. Laporan realisasi anggaran terdiri atas beberapa elemen, yaitu: pendapatan, transfer, belanja, surplus atau deficit, penerimaan pembiayaan, pengeluaran pembiayaan, pembiayaan netto, dan Sisa Lebih Kurang Pembiayaan Anggaran (SiLPA/SiPKA).Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada penelitian, maka kesimpulan hasil analisis dan pembahasan pada penelitian,Pengendalian Anggaran Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan TimurTahun 2015 sebagai berikut:Dilihat Rasio Pertumbuhan Belanja Efisiensi karena Realisasi Belanja mengalami peningkatan.Dilihat Rasio Belanja Operasi Terhadap Total Belanja Efisiensi karena Realisasi Belanja mengalami penurunan.Dilihat Rasio Belanja Modal Terhadap Total Belanja Efisiensi karena Realisasi Belanja Operasimengalami penurunan. Dilihat Rasio Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung Tidak Efisiensi karena Realisasi Belanja Operasimengalami peningkatan.Dilihat Rasio Efesiansi Belanja Cukup Efisiensi karena Realisasi Belanja kurang dari Anggaran.Berdasarkan kesimpulan diatas maka hipotesis yang dinyatakan bahwa Pengendalian Anggaran Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur.ditinjau dari Rasio Pertumbuhan Belanja, Rasio Belanja Operasi Terhadap Total Belanja,Rasio Belanja Modal Terhadap Total Belanja,Rasio Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung, Rasio Efesiansi Belanja tahun 2015efisien, Diterima
Copyrights © 2018