Salah satu bentuk dalam menghindari terjadinya penyakit akibat kerja dan kecelakan saat kerja adalah dengan memahami penggunaan APD serta memakai alat pelindung diri. Pemakaian alat pelindung diri yang dimaksudkan dimana kondisi pemulung di TPA Tamangapa saat bekerja dengan menggunakan masker, sepatu boot, sarung tangan dan helm pelindung. Dengan tujuan untuk mencegah terkontaminasinya penyakit dan melindungi bagian atau seluruh tubuhnya terdahap adanya potensi bahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sosial ekonomi terhadap pemakaian alat pelindung diri pada pemulung sampah di TPA Tamangapa Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di TPA Tamangapa Kota Makassar.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan februari 2018. Desain penelitian yang digunakan adalah metode observasional analitik adalah suatu rancangan penelitian yang bertujuan untuk melihat hubungan dua variabel atau tanpa adanya perlakuan atau intervensi dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 99 responden sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan statistis dengan uji chi square. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan penggunaan Alat pelindung diri p=0.024, dan ada hubungan status ekonomi dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (p =0,029). Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan, dan status ekonomi pada pemulung sampah di TPA Tamangapa Kota Makassar. Disarankan kepada para pemulung sampah agar lebih meningkatkan pemahamannya dan kedisiplinan memakai Alat Pelindung Diri ketika bekerja.
Copyrights © 2018