Indonesia memiliki potensi tenaga air yang cukup besar tetapi belum termanfaatkan secara maksimal. Pengembangan turbin air arus sungai memiliki kendala karena di indonesia kecepatan air sungai relatif lambat. Turbin arus sungai yang cocok di kembangkan untuk aliran lambat adalah turbin air rotor Savonius. Tetapi turbin air rotor Savonus memiliki kinerja yang buruk karena ada beberapa posisi arah angular rotor yang memiliki torsi statik negatif. Untuk meningkatakn kinerja turbin air rotor savonius diusulkan penambahan nozel guide vane. Karena dengan adanya nozel guide vane menunkinkan aliran air sungai dapat diarahkan langsung ke sudu turbin sehingga runer berputar secara maksimal. Dalam kajian ini, analisa dilakukan dengan metode eksperimen dan simulasi, kemudian hasilnya dibandingkan dengan turbin tampa menggunakan nozel guide vane. Koefesien daya dan koefesien torsi di evaluasi pada jumlah sudu 2 sudu 3 dan sudu 4. Dari analisa tersebut diperoleh bahwa rotor savanius dengan penambahan nozel guide vane lebih baik dalam koefesien daya dan koefesien torsi. Koefesien daya tertinggi ada pada rotor dengan jumlah sudu 3 yaitu Cp = 0.39. Pola aliran air di dalam nozel guide pane bervariasi, kecepatan aliran air diluar nozel guide vane lebih cepat dibandingkan di dalam nozel guide vane. Pada sisi cembung sudu terjadi penurunan kecepatan air yang disebabkan terhalangnya arus air oleh nozel guide vane. Distribusi tekanan juga bervariasi dengan adanya nozel guide vane dapat meningkatkan energi tekanan aliran
Copyrights © 2018