Pembuatan dinding dengan metode pasangan perlu ditinjau dengan metode pengecoran, yang mempunyai tujuan untuk membuat mutu material dinding sama/isotropik sehingga kelemahan yang terjadi pada dinding pasangan bisa teratasi, yaitu lemahnya sambungan antara material pasangan dengan mortar. Material yang dipilih adalah material yang mempunyai kekuatan di atas material pasangan dan tidak perlu mempunyai kekuatan yang signifikan seperti beton normal karena sifatnya hanya sebagai pengisi. Penelitian ini mengambil beton non pasir sebagai material pengecoran, memperhatikan berat jenisnya yang lebih ringan dari beton normal dan mendekati berat jenis dinding pasangan bata.Untuk mengetahui perilaku kerusakan dinding beton non pasir dan pengaruh perkuatan tulangan horisontal pada dinding beton non pasir, maka dilakukan penelitian terhadap dinding beton non pasir dengan pembebanan bolak-balik. Dua buah model struktur dinding beton non pasir dengan variasi yaitu satu buah dinding beton non pasir (Light Concrete Wall, LCW) dan satu buah dinding beton non pasir dengan tulangan horisontal (Light Concrete Wall with Horizontal Bars, LCWHB-200).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola keruntuhan pasca elastik pada dinding beton non pasir didominasi kerusakan rocking failure.
Copyrights © 2011