Akta Kimia Indonesia
Vol 1, No 1 (2016)

Pebandingan Metode Analisa Kadar Besi antara Serimetri dan Spektrofotometer UV-Vis dengan Pengompleks 1,10- Fenantrolin

Dewa Ayu Tetha E.S (Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS))
R. Djarot Sugiarso K. S (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Nov 2016

Abstract

Penelitian mengenai penentuan kadar besi dalam sampel menggunakan metode serimetri dan spektrofotometer UV-Vis telah dilakukan. Sampel dibuat dari larutan Fe2+ 50 ppm yang direaksikan dengan pengompleks 1,10-fenantrolin sehingga terbentuk kompleks Fe(II)-fenantrolin. Hasil pengukuran panjang gelombang maksimum dari kompleks Fe(II)-fenantrolin sebesar 510 nm, dan pada kurva kalibrasi yang dibuat, didapatkan persamaan linier y = 0,2067x + 0,0030 dengan nilai regresi r2 = 0,9997. Pengukuran kadar besi dilakukan pada sampel yang telah diencerkan menjadi 1,5 dan 3 ppm. Hasil analisa menunjukkan bahwa kadar besi dalam sampel paling baik diukur menggunakan spektrometer UV-Vis yaitu dengan persen recovery dan nilai CV yang didapat sebesar 105,596 % dan 0,64% (1,5 ppm), 101,919% dan 0,91% (3 ppm) daripada menggunakan metode serimetri, dimana hasil yang didapat sebesar 111,111% dan 6,18% (1,5 ppm), 111,731% dan 6,25% (3 ppm)

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

kimia

Publisher

Subject

Chemistry

Description

Akta Kimia Indoneisa publishes peer-reviewed open access articles in all areas of chemistry, including: Analytical Chemistry Physical Chemistry Organic Chemistry Inorganic Chemistry Biological Chemistry To submit an article, you need to register first. Please click register in ...