Makalah ini membahas dan menganalisis narasi displacement dan keterpinggiran oleh penuliseksil Indonesia yang tinggal di Eropa, terutama di Jerman dan Belanda. Lebih khusus, tulisan ini mencobauntuk melihat bagaimana para penulis ini menggunakan narasi untuk berbagi pengalaman eksil mereka.Ilusi kepulangan selalu hadir dalam tulisan-tulisan orang buangan, dan citra negara asal medominasikarya mereka. Berfokus pada isu dispacement, ketunawismaan (unhomeliness) dan keterpinggiran, artikelini mengkaji pamer diri dalam narasi. Konstruksi-diri saat ini sebagai individu yang lebih sosial antaralain ditandai dengan nostalgia. Kata kunci : narrative, exile, displacement, unhomeliness
Copyrights © 2016