Pada era globalisasi sekarang ini semuanya makin kompetitif, peserta tender makin banyak apalagidengan globalisasi maka kontraktor dari luar negri mulai masuk ke Indonesia bersaing dengan kontraktorlokal. Mereka tentunya masuk ke negeri orang berbekal dengan pengalaman dan teknologi tinggi sertaperalatan yang modern. Hal ini mau tidak mau kontraktor lokal harus bisa meningkatkan kemampuannyauntuk bersaing dengan kontraktor internasional, tentunya ini tidak lepas dari kemampuan Sumber DayaManusia, penguasaan teknologi yang berkembang dengan cepat maupun peralatan-peralatan canggih jugamaterial-material modern yang dapat meningkatkan kecepatan penyelesaian proyek dimana pada akhirnyadapat mengurangi biaya overhead dan meningkatkan mutu yang dihasilkan karena penggunaan alat yangpresisi serta mudah dioperasikan. Tingkat kompetitif yang tinggi maka setiap kontraktor dituntut untukmelakukan inovasi dan harus kreatif mencari alternatif yang dapat menurunkan biaya tanpa mengurangi mutuserta fungsi konstruksi yang dikerjakan. Sehingga untuk mengikuti tender bebas diharapkan harga yangditawarkan bisa bersaing dengan kontraktor lainnya dimana tujuan akhir adalah menjadi pemenang tender,meningkatkan omzet produksi perusahaan sesuai target yang ditentukan. Pada Proyek Semen BosowaBanyuwangi penggunaan tiang bor pile dikombinasi dengan mini pile 20 x 20 adalah yang palingmenguntungkan dibanding dengan menggunakan pondasi tiang pancang spoon pile atau pondasi bor pileuntuk seluruh bangunan dengan pertimbangan : aspek biaya, aspek kualitas, waktu pelaksanaan relatif lebihlambat, metode bor pile sudah teruji, peralatan kerja yang digunakan, penempatan material yang tidakmemerlukan tempat luas, bentuk konstruksi fleksibel.Kata kunci: Value engineering, Pondasi
Copyrights © 2012