Filsafat bermula dari kekaguman terhadap yang sederhana, pada gilirannya mampu melahirkan ilmu pengetahuan dalam berbagai bidang. Kekaguman itu ditandai dengan keinginan manusia menjawab rahasia alam, manusia, dan Tuhan. Manusia ingin memahami dan mengetahui apa yang dapat dilakukan terhadap apa yang mereka ketahui. Pertanyaan mendalam menjadi kebutuhan dan menghantui seperti: âKenapa aku berada di jagad ini?â; âApakah yang dimaksud dengan pengetahuan?â; âApakah radikal itu?â. Hal senada diungkapkan oleh Seyyed Hossein Nasr, kapan dan di mana pun berada, manusia tidak dapat menghindari pertanyaan mendasar dengan serius, âSiapakah manusia?â âDari mana manusia berasal?â âApa yang manusia kerjakan?â dan âAkan ke mana manusia pergi?â Leenhouwers berpendapat, dari sekian banyak pertanyaan, kalau diperas menjadi satu pertanyaan menentukan, yakni, âApakah kebenaran itu?âKata Kunci: Sayyed Hossein Nasr, Modernisme
Copyrights © 2017