NALAR: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam
Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Nalar

KRITIK SEYYED HOSSEIN NASR TERHADAP KLAIM KEBENARAN MODERNISME

Fadli, Syairil ( IAIN Palangka Raya)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2017

Abstract

Filsafat bermula dari kekaguman terhadap yang sederhana, pada gilirannya mampu melahirkan ilmu pengetahuan dalam berbagai bidang. Kekaguman itu ditandai dengan keinginan manusia menjawab rahasia alam, manusia, dan Tuhan. Manusia ingin memahami dan mengetahui apa yang dapat dilakukan terhadap apa yang mereka ketahui. Pertanyaan mendalam menjadi kebutuhan dan menghantui seperti: “Kenapa aku berada di jagad ini?”; “Apakah yang dimaksud dengan pengetahuan?”; “Apakah radikal itu?”. Hal senada diungkapkan oleh Seyyed Hossein Nasr, kapan dan di mana pun berada, manusia tidak dapat menghindari pertanyaan mendasar dengan serius, “Siapakah manusia?” “Dari mana manusia berasal?” “Apa yang manusia kerjakan?” dan “Akan ke mana manusia pergi?” Leenhouwers berpendapat, dari sekian banyak pertanyaan, kalau diperas menjadi satu pertanyaan menentukan, yakni, “Apakah kebenaran itu?”Kata Kunci: Sayyed Hossein Nasr, Modernisme

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

nalar

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Nalar: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam promotes multidisciplinary approaches to Islam and focuses on seven main topics; (1) the Qur’an and hadith, (2) Da’wah, (3) Psychology/Counseling, (4) Theology (Kalam), (5) Philosophy, (6) Mysticism (Tasawwuf), and (7) Islamic History. All ...